Cuci Helm

Cuci Helm dengan AIR vs Cuci Helm dengan DRY CLEAN

A. PROSES MENCUCI HELM DENGAN “AIR”


1. Kekurangan mencuci dengan air:

– Spon/busa bagian dalam helm, lama kelamaan akan menyusut.

Anda tahu spon/busa untuk mencuci piring, coba anda ingat-ingat berapa bulan sekali anda mengganti/membeli baru spon/busa baru?

– Pengeringan memakan waktu lebih lama.

Lama pengeringan minimal 2-3 jam jika menggunakan mesin pengering, jika menggunakan tenaga surya bisa 1 hari dalam keadaan matahari terik.

– Mempercepat Lunturnya Cat bagian luar Helm.

Cat yang digunakan pada helm bukanlah cat khusus Outdoor, lama kelamaan terkena air akan pudar warnanya. Begitu pula jika helm anda terus menerus terkena hujan, Bukankah cat bagian luar helm akan cepat memudar?

Jika bukan karena air, cat juga dapat memudar pada suhu panas, Tahukah anda berapa derajat panas pada mesin pengering helm?

– Mengelupasnya Sticker/Gambar Tempel pada helm.

Biasanya disebabkan oleh air atau suhu panas pada mesin pengering helm

– Pemborosan Air Bersih

GreenPeace mencanangkan penghematan air bersih, di negara kita air bersih belum menjadi kendala, seperti negara-negara lain.

Diperkirakan para ahli, bahwa 50 tahun ke depan Dunia akan mengalami krisis air bersih, seperti krisis minyak yang kita alami beberapa waktu ini.

– Bagian dalam Spon tidak bersih/invisible Spotting

Bagian yang terkena kimia pembersih seperti sabun/shampoo hanya bagian luar saja/bagian yang terlihat, tetapi bagian dalam spon tidak dibersihkan, karena hanya air yang menyerap pada busa/spon. Sedangkan air merupakan bukan bahan kimia pembersih hanya sebagai zat mediasi

– Resiko Berbau Apek

Jika pengeringan tidak sempurna, akan menyebabkan bau tidak sedap/apek pada helm anda, bayangkan helm itu penutup/pelindung kepala dan penggunaannya rata-rata tertutup, jika anda mencium bau apek sepanjang perjalanan anda karena memakai helm tersebut.

– Bersih secara Visible tetapi resiko menyuburkan bakteri dan kuman pada bagian dalam helm

Air yang meresap pada spon dan tidak mengering bukan saja menimbulkan bau apek tetapi menyebabkan suburnya bakteri dan kuman pada helm anda, yang efeknya dapat menyuburkan ketombe pada rambut dan penyakit kulit pada muka anda. Berhati-hatilah mencuci helm dengan menggunakan air, jika tidak kering 100%

2. Kelebihan mencuci dengan air:

“Dirasakanan” lebih bersih

Pada kenyataannya, air bukanlah bahan pembersih, “perasaan” masyarakat kita yang belum melek “sains” seperti kasus buih pada deterjen. Buih bukanlah bahan pembersih, jika mencuci tidak ada buih maka “dirasakan” belum bersih.

B. PROSES MENCUCI HELM DENGAN TEKNIK “DRY CLEAN”

1. Kelebihan mencuci dengan teknik “Dry Clean”

– Mencegah penyusutan spon/busa bagian dalam helm.

Spon/busa yang terdapat pada helm-helm “branded”/mahal/import biasanya mengandung bahan wool, dan sejenisnya.

Tahukah anda bahan-bahan pakaian mahal/branded/import dalam petunjuk perawatannya tertulis “DRY CLEAN ONLY”

Begitu juga spon/busa bagian dalam helm, agar tidak menyusut hindari terkena air.

– Memakan waktu pengeringan sangat cepat dibanding dengan menggunakan air.

“Magic Helmets Cleaners®” diformulasikan khusus dengan bahan utama solvent yang biasa digunakan dalam proses Dry Clean pada Laundry, merupakan bahan kimia pengganti air dengan proses pengeringan yang “Super Cepat”. Hanya memakan waktu paling lambat 30 menit untuk kering(tanpa mesin pengering/penjemuran)

– Mencegah Lunturnya Cat Bagian Luar Helm.

Dengan proses Dry Clean, Penggunaan mesin pengering khusus helm yang biasanya berbentuk oven, tidak perlu digunakan, sehingga cat bagian luar helm, terhindar terkena air dan pemanasan oleh mesin pengering.

– Menghemat Air Bersih

Proses Dry Clean tidak memerlukan puluhan liter air bersih, yang anda buang percuma hanya untuk mencuci helm. Anda peduli dengan Anak Cucu Kita dimasa mendatang??Mulailah berhemat air bersih dari sekarang, dimulai dari cara mencuci helm anda.

– Pembersihan hingga ke bagian dalam spon/busa helm

Cairan “Magic Helmets Cleaner™” meresap hingga ke bagian dalam/tengah spon, hingga kotoran dan bakteri dalam spon ikut terbersihkan. Karena setelah beberapa saat Magic Helmets Cleaner™ meresap, akan mengkristal, mengikat noda dan bakteri.

– Tidak ada Resiko Berbau Apek

Berbeda dengan air, cairan Magic Helmets Cleaner™ ini tidak berbau dan justru menghilangkan bau-bau yang lain,terutama bau tidak sedap, seperti apek, bau keringat, dll

– Dry Clean Chemicals berfungsi sebagai pembersih dan juga pembunuh kuman/bakteri

Air merupakan zat mediasi, bukan zat pembersih atau pembunuh kuman/bakteri. Magic Helmets Cleaner™ merupakan terobosan baru pembersih yang mampu membunuh kuman, menghilangkan bau tak sedap pada helm, pelembut dan wangi netral pada proses pencucian helm

2. Kekurangan Mencuci dengan Teknik Dry Clean.

Pada proses Teknik Dry Clean Manual beresiko menyisanya chemicals pada helm, jika tidak dikerjakan seorang professional ataupun ahlinya.

Tersisanya chemicals pada helm, tidak berefek berbahaya, melainkan ada bau chemicals yang tersisa.

Cairan Magic Helmets Cleaner™ ini akan bersifat netral saat cairan ini mengering,Dengan memastikan kering adalah cara terbaik dalam proses Dry Clean pada Helm

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: